Jumat, 10 Mei 2013

KONFLIK PADA DIRI SISWA



Konflik itu kata yang membikin perasaan nggak tenang, konflik juga menimbulkan suasana yang meresahkan, konflik, sepantasnyalah dihindari, konflik menjaukan kita dari teman dan sahabat, konflik menjadikan kita “BT (bad mood), konflik itu mengikis rasa percaya dan konflik juga menjadikan hidup kita tidak produktif.


Pengertian Konflik
Robbins (1996) dalam Organization Behavior” menjelaskan bahwa konflik adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh atas pihak-pihak yang terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif.
Konflik juga bisa kita maknai tidak adanya kesesuaian antara harapan yang kita perjuangkan dengan kenyataan (realitas) yang kita hadapi atau kita  terima.  Pada  umumnya  konflik  akan  berakibat  buruk,  seperti  rasa resah, takut, cemas dan sebagainya. Sedangkan yang menyangkut orang lain konflik bisa mengakibatkan hilangnya rasa saling percaya, menjauhkan kita  dari teman, menimbulkan  pertentangan  sehingga  apabila  dibiarkan berlarut akan menimbulkan perkelahian dsb. Tetapi tahukah kita, bahwa didalam konflik sebenarnya juga terkandung hal-hal positif?. Beberapa contoh manfaat dari konflik sebagai berikut ( Johnson, 1981 ) :
    Konflik  dapat  membuat  kita  sadar  bahwa  ada  masalah  yang  perlu
diselesaikan dalam hubungan kita dengan orang lain.
    Konflik  dapat  memunculkan  kesadaran  dan  memotivasi  kita  untuk melakukan berbagai perubahan dalam diri kita.
    Konflik dapat memotivasi kita untuk segera memecahkan msalah yang
selama ini tidak kita sadari dengan jelas.
    Konflik juga bisa membuat kehidupan menjadi lebih menarik.


    Munculnya konflik dalam ragam pendapat bisa membantu kita kearah pencapaian keputusan bersama yang lebih matang dan qualified.
    Konflik juga dapat menghilangkan ketegangan-ketegangan kecil yang
sering terjadi dan muncul dalam hubungan kita dengan orang lain.
    Konflik juga dapat membuat diri kita sadar tentang dan bagaimana kita sebenarnya.
Konflik bahkan dapat menjadi sumber hiburan.
Konflik dapat mengakrabkan dan memperluas hubungan


2. Reaksi terhadap Konflik
Berbagai bentuk reaksi kita dalam menghadapi konflik, diantaranya adalah
1) Avoidance (menghindar)
Tidak semua konflik bisa kita hindari, tetapi meminimalisir konflik dengan sebisa mungkin menghindari benturan-benturan kepentingan
2) Collaboration (bekerjasama)
Bekerjasama   memujudkan   keinginan   dan   kepentingan   untuk   sebuah tujuan, akan mengurangi potensi timbulnya konflik.
3) Compromise (kompromi)
Mengkompromikan masalah yang kita hadapi dengan win win solution, masing-masing pihak tidak merasa dirugikan dan merasa sebagai pemenang.
4) Competition (bersaing)
Cara ini menjadikan salah satu pihak menjadi pemenang dan pihak lain menjadi pecundang.
5) Acomodation (Akomodatif)
Merelakan hak kita diambil orang lain demi menghindari terjadinya konflik.
3. Kiat Siswa (Remaja) Menghadapi Konflik
1) Tetap Percaya
Tetap percaya pada  seseorang yang sedang bermasalah dengan kita, ingat bahwa hubungan persaudaraan atau persahabatan tidak akan selalu berjalan dengan mulus, oleh karena itu anda harus tetap percaya bahwa masing-masing bisa menjaga hubungan yang harmonis tersebut
2) Bicara dari Hati ke Hati

Ketika sedang menghadapi konflik dengan seseorang usahakan anda untuk bisa membicarakannya dengan baik yaitu dari hati kehati,sehingga dengan demikian anda akan mengerti apa yang sebenarnya teman anda inginkan.
3) Curhat yang benar
Lakukanlah  curhat  dengan  memilih  tempat  curhat  yang  paling  tepat. Apabila anda salah memilih teman curhat, hal-hal buruk yang tidak anda inginkan bisa terjadi. Curhatlah kepada mereka yang memahaimi masalahmu,  misalnya   Guru  BK,  teman  karib  yang  dipercaya,  Ibu  atau Bapak di rumah dsb.
4) Pilih suasana yang tepat
Suasana  dalam  hal  ini  bisa  waktu  dan  tempat.  Untuk  waktu,  misalnya jangan buru-buru untuk menyelesaikan konflik padahal suasananya temanmu  sedang  marah  besar kepadamu.  Tunggu dan  cari waktu agar amarahnya mereda dan pilih waktu yang paling memungkinkan. Tempat, bisa kalian pilih tempat-tempat yang romantis, misalnya pemandangan di pegunungan atau di tepi pantai. Atau ditempat-tempat favorit anda.
5)       Kenang hal-hal yang lucu  yang pernah anda alami dengan teman anda tersebut
6) Beri maaf
Pernahkah kamu menemui orang yang berkata, Udahlah kamu dah aku maafkan, tapi jangan temui aku lagi!! atau sebaliknya, Pokoknya aku nggak maafin dia sebelum dia meminta maaf ke aku!!!”, wah yang begini ini sulit dech konflik akan cepat teratasi.
7) Instropeksi
Jangan langsung menyalahkan teman andalah yang menyebabkan konflik tersebut, tapi anda juga harus instropeksi jangan-jangan anda biang keladinya
Jalin Komunikasi
Komunikasi sangat diperlukan sehingga dengan komunikasi tersebut anda akan dapat saling mengerti keinginan masing-masing.
Bertengkar dengan teman adalah hal yang wajar tetapi yang lebih penting kemampuan dan kemauan kalian menyelesaikan masalah.
Salam perdamaian!

4 komentar: